Seorang pemandu
karaoke, Devi Maulasari (19), terserempet peluru yang ditembakkan
anggota Reskrim Polda Jateng saat menangkap komplotan perampok, Jumat
(13/1) sekitar pukul 02.00. Peristiwa terjadi di Jalan Lingkar Kabupaten
Demak.
Warga Panjuran, Purwaganda, RT 1 RW 1, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara
itu sempat dirawat di ICU di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang,
kemudian dipindah di Ruang Baitussifa kamar 301. Hingga saat ini, Devi
masih dirawat intensif di rumah sakit tersebut. Polisi melakukan
penjagaan di depan kamar tempat Devi dirawat. "Benar ada nama pasien
bernama Devi dan saat ini masih dirawat," ujar Agung Sri Wahyuni, Pjs
Manager Pemasaran RSI Sultan Agung.
Informasi yang dihimpun dari Polda Jateng, saat itu korban berada di
dalam mobil Avanza warna abu-abu H 8413 FE. Di dalam mobil terdapat dua
pria yakni Heri Kiswantoro (26) dan Fahrozi (26) warga Kalikondang,
Karangtengah, Demak. Bersama Kurdi (46), mereka adalah penjahat
residivis yang telah beraksi di enam lokasi di Kudus dan Demak.
Komplotan tersebut telah dikejar anggota Reskrim Polda sejak dua hari
terakhir. Jumat pukul 01.30, mobil avanza itu terdeteksi sedang melaju
di Jalan Raya Kudus-Demak. Petugas yang mengetahui langsung mengejar dan
menghentikan mobil pelaku di traffic light Jalan Lingkar, Kecamatan
Wonosalam Demak.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Bambang Rudi
Pratiknyo membenarkan bahwa Devi terserempet peluru saat proses
penangkapan. "Jadi bukan kena tembakan, yang bersangkutan (Devi) saat
itu memang bersama para pelaku kejahatan. Ia terserempet peluru dan
terkena pecahan kaca," kata Bambang.
Terkait penangkapan tersebut, Bambang menjelaskan, para pelaku diduga
terlibat sedikitnya 6 kasus perampokan dan di wilayah Kudus dan Demak.
"Sasarannya toko bangunan, beberapa barang bukti sudah kami sita. Kami
masih menyelidiki kasus ini," tandas Direskrim.
Devi mengaku kepada keluarganya sebagai karyawan di Matahari Kudus.
Dia kos di belakang Matahari tapi setiap hari pergi pulang ke sebuah
karaoke di Demak. Heri dikenalnya karena sering berkaraoke di situ dan
lambat laun menjadi pacarnya. Devi sering meminta Heri untuk menjemput
untuk diantarkan pulang ke kosnya di Kudus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar