SELAMAT DATANG DIINFO TENTANG KESEHATAN, DAPATKAN APA YANG ANDA CARI DISINI...ADA JUGA ARTIKEL LAIN (SPORT, LIVE STYLE, POLITIK, EKONOMI BISNIS, TEHNOLOGI, SELEBRITI DAN MASIH BANYAK LAGI

Jumat, 13 Januari 2012

Gerebek Perampok, Pemandu Karaoke Terserempet Peluru

Seorang pemandu karaoke, Devi Maulasari (19), terserempet peluru yang ditembakkan anggota Reskrim Polda Jateng saat menangkap komplotan perampok, Jumat (13/1) sekitar pukul 02.00. Peristiwa terjadi di Jalan Lingkar Kabupaten Demak.
Warga Panjuran, Purwaganda, RT 1 RW 1, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara itu sempat dirawat di ICU di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang, kemudian dipindah di Ruang Baitussifa kamar 301. Hingga saat ini, Devi masih dirawat intensif di rumah sakit tersebut. Polisi melakukan penjagaan di depan kamar tempat Devi dirawat. "Benar ada nama pasien bernama Devi dan saat ini masih dirawat," ujar Agung Sri Wahyuni, Pjs Manager Pemasaran RSI Sultan Agung.
Informasi yang dihimpun dari Polda Jateng, saat itu korban berada di dalam mobil Avanza warna abu-abu H 8413 FE. Di dalam mobil terdapat dua pria yakni Heri Kiswantoro (26) dan Fahrozi (26) warga Kalikondang, Karangtengah, Demak. Bersama Kurdi (46), mereka adalah penjahat residivis yang telah beraksi di enam lokasi di Kudus dan Demak.
Komplotan tersebut telah dikejar anggota Reskrim Polda sejak dua hari terakhir. Jumat pukul 01.30, mobil avanza itu terdeteksi sedang melaju di Jalan Raya Kudus-Demak. Petugas yang mengetahui langsung mengejar dan menghentikan mobil pelaku di traffic light Jalan Lingkar, Kecamatan Wonosalam Demak.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Bambang Rudi Pratiknyo membenarkan bahwa Devi terserempet peluru saat proses penangkapan. "Jadi bukan kena tembakan, yang bersangkutan (Devi) saat itu memang bersama para pelaku kejahatan. Ia terserempet peluru dan terkena pecahan kaca," kata Bambang.
Terkait penangkapan tersebut, Bambang menjelaskan, para pelaku diduga terlibat sedikitnya 6 kasus perampokan dan di wilayah Kudus dan Demak. "Sasarannya toko bangunan, beberapa barang bukti sudah kami sita. Kami masih menyelidiki kasus ini," tandas Direskrim.
Devi mengaku kepada keluarganya sebagai karyawan di Matahari Kudus. Dia kos di belakang Matahari tapi setiap hari pergi pulang ke sebuah karaoke di Demak. Heri dikenalnya karena sering berkaraoke di situ dan lambat laun menjadi pacarnya. Devi sering meminta Heri untuk menjemput untuk diantarkan pulang ke kosnya di Kudus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar