Menteri Kesehatan Endang Sedyaningsih menyatakan belum mengetahui jenis
unggas apa yang menjangkiti Puguh Dwi Yanto. Puguh, warga Sunter Agung,
Jakarta Utara, diduga meninggal dunia akibat virus flu burung pada akhir
pekan lalu.
"Itu nanti saya tanyakan apakah sudah ada hasilnya. Ada kontak dengan
unggas, tapi belum tahu jenis apa," ujar Endang, Selasa (10/1).
Pemerintah juga akan berkoordinasi agar pemeliharaan unggas di kawasan
pemukiman kembali ditertibkan. Ini bertujuan mencegah kembali merebaknya
penyebaran virus H5N1.
Razia unggas kembali digalakkan di berbagai sudut Kota Jakarta,
terutama di tempat-tempat warga yang memelihara unggas di tengah
permukiman. Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat, Rabu (11/1)
pagi, merazia unggas di kawasan Pasar Baru.
Di beberapa tempat, razia sempat ditolak warga yang merasa peternakan
unggas adalah gantungan hidup satu-satunya. Unggas dan tempat
pemeliharaannya yang diduga rawan jadi sumber penularan virus flu
burung, langsung dimusnahkan.
Sabtu lalu, Puguh Dwi Yanto, 23 tahun, warga Sunter, Jakarta Utara,
meninggal karena flu burung. Setelah Puguh meninggal, Dinas Kesehatan
memeriksa kondisi kesehatan keluarga dan tetangga almarhum [baca: Virus Flu Burung Mengintai Jakarta].
Menteri Kesehatan Endang Sri Rahayu Sedyaningsih meminta masyarakat
tidak perlu khawatir karena pihaknya telah siap. Obat-obatan untuk
menangkal flu burung, seperti tamiflu cukup setidaknya hingga akhir
2012.
Masyarakat diminta juga ikut waspada. Bagi mereka yang kerap berhubungan
dengan unggas, diharap selalu menjaga kebersihan kandang unggas,
mencuci tangan setelah kontak langsung dengan unggas, menghindari dari
kontak langsung dengan unggas yang terlihat sakit, memasak daging atau
telur unggas hingga matang sebelum dimakan, serta segera melapor kepada
petugas bila mengetahui keberadaan unggas yang sakit atau mati secara
mencurigakan.
Virus flu burung yang mengancam warga Jakarta mendorong petugas Suku
Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan kembali mengintensifkan
operasi pemusnahan unggas milik warga. Kali ini puluhan unggas dan
kandang milik warga Pondok Labu, Cilandak, Jaksel, menjadi target
operasi petugas, Kamis (12/1). Hasilnya puluhan unggas, seperti ayam,
burung berhasil ditangkap. Unggas-unggas tersebut kemudian dipotong dan
dibakar.
Selain unggas sejumlah kandang yang ditengarai sebagai sarang virus flu
burung juga dibakar petugas. Tidak ada protes dari warga terkait operasi
pemusnahan unggas ini.
Menurut Hasanuddin, Kasi Wasdal Peternakan dan Perikanan DKI, rencananya
operasi pemusnahan unggas akan terus dilakukan hingga April mendatang.
Sweeping ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus flu
burung menyusul tewasnya salah seorang warga Jakarta Utara akibat virus
mematikan tersebut [baca: Flu Burung Tewaskan Warga Sunter].
By Ponco Hadiyuniyanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar